Thursday, November 6, 2014

Review: Luxola Indonesia



Makeup haul? Who doesn't love it?

Salah satu e-commerce terpercaya spesialisasi makeup atau beauty product adalah Luxola Indonesia. Sebelumnya, Luxola beroperasi di Singapura sehingga biaya shipping menjadi lebih mahal, bahkan melampaui harga produknya sendiri. Free ongkir kalau belanja di atas Rp300 ribu.

Tetapi, dua bulan terakhir, Luxola resmi ekspansi ke Indonesia dan pengiriman produk pun dilakukan dari sini. 

Terkait biaya shipping, kalau belanja kurang dari Rp100 ribu, biaya ongkir bisa mencapai Rp100 ribu! Jadi, mendingan belanja minimal Rp100 ribu supaya free shipping fee! YAY!

Kekurangannya, sejak Luxola Indonesia resmi beroperasi, jumlah dan variasi produk yang dijual terbatas. Tadinya jual lip scrub Sara Happ, sekarang tidak ada sama sekali.
Merek-merek yang terdapat di Luxola Indonesia seperti Cottage, Maybelline, Beauty Blender, Ecotools, Bourjois, Real Techniques, Mane 'n Tail, Bioderma, dan lain-lain.

Serunya nih, Luxola sering banget ngasih promo kode diskon sekitar 20%-30%. Bahkan pernah sekali ngasih diskon 35% yang berakibatnya down-nya sistem Luxola. TBH, i was one of WOW35 fiasco's disappointed customer. It happened on Halloween night.



Mane 'n Tail Herbal Gro

Komplain dong ke IG Luxola, eh ngga disangka dikirimi email dari CS Luxola yang menjelaskan kode diskon error. Ternyata, kode diskon WOW35 itu adalah yang terbesar yang diberikan Luxola dan antusiasme tinggi customer bikin web error!

Saya ditawarin kode diskon yang baru, tetap diskon 35%. Duh, siapa sih yang nggak tergoda? Alhasil, klik-klik belanja Bourjois Little Round Pot Blusher Rose d'Or dan lipstick Color Show by Maybelline, seharga total Rp121.550. 


Maybelline mascara & clear nail polish and L'oreal makeup remover

Luxola emang beda dari e-commerce atau online shop lain. Kemasan yang dikirimkan ke pelanggan, ciamik bener. Produk dikemas dalam bubble wrap dan dimasukkan ke dalam paper bag cantik berlogo Luxola. Serasa dapat kado deh!

Proses pengiriman barang sekitar 2-3 hari sejak menyelesaikan pembayaran. Pilihan pembayaran juga variatif: transfer ATM, online banking, dan kartu kredit.

It's quite recommended kok walau ada customer yang komplain melalui comment IG Luxola.

Monday, November 3, 2014

Heboh Shampoo Kuda



Rame-rame online shop jualan shampoo kuda, sempat cuek dengan hype-nya itu. Coba liat, kemasan shampoo ini sama sekali ngga menarik. Botolnya gede, jenis font-nya ngga eye catching, mirip banget sama shampoo unbranded di salon.

Shampoo Mane 'n Tail ini ternyata juga tidak luput dari perhatian beauty blogger Alodita. Mbak cantik ini menulis review shampoo kuda ini dan saya makin penasaran aja deh. 

Dari deskripsi mbak Alo di postingan blog-nya, kayaknya tipe Herbal Gro yang cocok buat masalah rambut saya. Rambut saya tebal, mengembang, ujung rambut kering, dan rontok. Saking malesnya liat rontoknya rambut, saya jadi jarang nyisir. Mau keramas pun menguatkan hati banget.

Iseng liat-liat web Luxola yang sudah berbasis di Indonesia (tadinya shipping dari Singapore), eh ternyata jualan Mane 'n Tail. Untuk Herbal Gro ukuran 355mL dijual seharga Rp150ribu. Pas banget saya dapat kupon diskon dari Luxola 25%OFF, jadi deh dipake beli shampoo kuda idaman.

Nah, pertama kalinya nih saya belanja kosmetik di Luxola. Selama ini suka liat-liat aja karena shipping fee mahal bener gara-gara dari SG. Begitu saya terima order perdana, kemasannya cantik banget. Shampoo dikemas dengan bubble wrap, jadi ngga pecah, bocor, atau tumpah. Kemudian, dimasukkan ke dalam paper bag kecil berwarna putih dengan logo Luxola.com di kedua sisi. Berasa dapat kiriman kado deh.

Saat ini, saya sudah memakai shampoo kuda Herbal Gro sekitar enam kali keramas. Hasilnya, rambut rontok berkurang. Memang masih rontok tetapi tidak selebay biasanya. Jadi, keramas dan nyisir rambut ngga horor lagi. Rambut agak lembut sih dan mudah disisir dibanding sebelumnya.

Shampoo Mane 'n Tail Herbal Gro akan cocok untuk yang mengalami masalah rambut rontok. Beli di Luxola.com, sangat memuaskan kok!




Friday, October 24, 2014

Berasuransi Sebelum Kena Musibah


Pesan orang tua ketika saya masih fresh graduate:

"Cari kantor yang menyediakan asuransi buat karyawannya. Kalau sakit, nanti ditanggung asuransi kantor."

Pesan tersebut akhirnya menjadi pertimbangan saya ketika memilih pekerjaan: kantor yang memberikan Jamsostek dan asuransi kesehatan.

Tetapi, apa sesederhana itukah pemahaman asuransi? Setiap kita sakit, otomatis akan dibayar sepenuhnya oleh asuransi, yang telah menjadi rekanan kantor? Asyik dong, tidak perlu pusing mikirin biaya dokter dan obat-obatan.

Ternyata tidak.

Medio 2011, saat saya masih menjadi reporter koran berbasis ekonomi dan bisnis, saya dirotasi ke desk asuransi. Media saya ketika itu merupakan satu dari sedikit media massa yang memiliki halaman khusus berita asuransi.

Asuransi? Apaan itu? Bagaimana menulis berita industri asuransi dari sisi ekonomi dan bisnis? Dan perjalanan saya menekuni seluk-beluk industri asuransi dimulai..

Selama meliput industri asuransi, saya mendapatkan pemahaman tentang industri asuransi seutuhnya. Saya berkesempatan berkenalan dengan pelaku industri asuransi umum dan asuransi jiwa. 

Jadi, selain mendapatkan informasi kinerja perusahaan asuransi seperti perolehan premi, jenis produk, ekspansi perusahaan, channel distribusi produk, dan kebijakan industri asuransi, saya juga mengetahui pentingnya berasuransi berkat meliput itu.

Asuransi itu penting karena memberikan kepastian dan proteksi di masa depan. Ibaratnya, sedia payung sebelum hujan. Miliki asuransi sebelum terkena musibah (amit-amit, getok meja).

Berdasarkan situs Otoritas Jasa Keuangan (OJK), asuransi adalah perjanjian antara penanggung dan tertanggung yang mewajibkan tertanggung membayar sejumlah premi untuk memberikan penggantian atas risiko kerugian, kerusakan, kematian, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin terjadi atas peristiwa yang tak terduga.

Masalahnya, kebanyakan orang di Indonesia masih mengutamakan kebutuhan primer dan sekunder, sandang, pangan, dan papan. Investasi dan asuransi menjadi keperluan tersier, belakangan, terpinggirkan. Syukur-syukur ada uang lebih, ditabung dulu di bank, bukan diinvestasikan pada instrumen pasar modal atau asuransi.

Padahal, jika orang mau mengubah cara pandang bahwa asuransi juga merupakan kebutuhan dasar, ketakutan atau kecemasan akan kelangsungan masa depan bisa diminimalisasi.

You pay now, get your security later.

Kebutuhan asuransi
Dasarnya, asuransi itu ada dua jenis, yakni asuransi umum dan asuransi jiwa. Asuransi umum, mudahnya, memberikan proteksi terhadap harta benda. Asuransi jiwa tentu memproteksi jiwa seseorang.

Apa semua asuransi perlu dimiliki? Belum tentu, tergantung kebutuhan dan profil seseorang. Misalnya, seperti pengalaman saya ketika menjadi reporter: lajang, sehat wal afiat, masih tinggal bersama orang tua, belum memiliki properti dan kendaraan pribadi.

Saat itu, saya hanya memiliki satu asuransi kesehatan dari kantor. Tetapi, saya pun sempat memiliki asuransi kecelakaan diri karena mobilitas menggunakan kendaraan umum cukup tinggi.

Adanya asuransi kesehatan yang difasilitasi kantor cukup meringankan beban ketika jatuh sakit. Ini sangat penting, a must consideration saat mau bekerja di suatu perusahaan. Selain itu, perusahaan yang menyediakan asuransi kesehatan dinilai berkomitmen menghargai karyawannya sebagai aset perusahaan sehingga kesehatan dan produktivitasnya dijaga.

Ketika saya menikah dan berkeluarga, kebutuhan asuransi bertambah.  Suami sangat penting memiliki asuransi jiwa karena dialah sang pencari nafkah, yang jika tiada, ada beberapa kepala yang ditanggung biaya hidupnya.

Kalau memiliki properti dan kendaraan pribadi juga tidak luput dari proteksi. Misalnya jika rumah yang dimiliki terkena banjir atau kebakaran, ada asuransi yang siap menanggung kerugian. Terlibat tabrakan yang bikin mobil atau motor penyok, perbaikannya bisa dibantu oleh asuransi.



Terlihat serba mudah jika sudah ditanggung asuransi kan?

Eitss, jangan lupa kalau kita tetap mengeluarkan rupiah untuk mendapatkan proteksi tersebut. Ada premi rutin yang harus dibayarkan untuk memeroleh pertanggungan perusahaan asuransi.

Perusahaan asuransi apa yang terpercaya memberikan proteksi dan kemudahan klaim polis asuransi? Ada banyak kok. Tetapi hanya sedikit yang inovatif dalam memudahkan pemegang polis mengakses produk asuransi dan melakukan klaim.

Allianz Group adalah salah satunya. Saya pernah meliput perusahaan asuransi asal Jerman ini. Di Indonesia, mereka berekspansi melalui dua perusahaan asuransi, yakni PT Asuransi Allianz Life Indonesia (asuransi jiwa) dan PT Asuransi Allianz Utama Indonesia (asuransi umum). Tidak lupa, Allianz Group juga memiliki lini bisnis asuransi syariah.

Nah, uniknya Allianz Group baik asuransi jiwa maupun asuransi umum, saling sinergi dalam memasarkan produknya. Cukup klik di web Allianz Indonesia, kita bisa mendapatkan informasi asuransi umum, asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kumpulan, dan asuransi syariah.

Produk asuransi yang ditawarkan oleh Allianz Indonesia cukup variatif dan komplit. Jika melihat profil saya yang sudah menikah, memiliki rumah dan kendaraan pribadi, kebutuhan asuransi saya bisa terpenuhi melalui produk asuransi kesehatan Allianz SmartMed Premier yang juga menanggung persalinan sedangkan untuk suami, ada asuransi jiwa TaprokuAdapun, harta benda kami bisa dilindungi oleh Allianz Rumahku Plus.

Malas berasuransi karena proses klaim yang ribet? Di era serba mobile dan digital begini, Allianz Indonesia punya aplikasi klaim di smartphone! Aplikasi Allianz eAZY Claim bisa di-install dari Android dan iOs. Tetapi, ini berlaku untuk produk asuransi kesehatan. Cara klaim lainnya bisa melalui kantor-kantor Allianz Indonesia atau kontak by phone.

Jadi, masih cukup puas punya asuransi kesehatan saja? Coba pikir baik-baik, orang tersayang dan harta benda juga perlu dilindungi. Masih ngerasa sulit menyisihkan dana untuk asuransi? Bencana ngga ada yang tahu loh kapan menimpa. Lebih baik segera siapkan proteksi untuk meminimalisasi kerugian.

Mari berasuransi!

Sumber ilustrasi:
Pict 1: http://www.gettyimages.com/detail/photo/hand-holding-paper-craft-umbrella-under-rain-cloud-royalty-free-image/180478511
Pict 2: http://www.catalli.com/coverages/other-lines/personal-umbrella-insurance/

Postingan blog sebagai partisipasi lomba Allianz Writing Competition 2014 bertema "Asuransi pada Setiap Aspek Kehidupan".

Friday, October 10, 2014

Review: ATKEY (Belanja pake deg-degan)

Shopping should be fun, relaxing, and happy, rite? It's such a therapy.
Tetapi, ada online shop yang memicu adrenaline rush saat berbelanja. Loh kok belanja online tetapi bikin deg-deg seerrrr? Ada.

Awalnya, saya tahu online shop berbasis Instagram ini dari adik. Dia duluan yang menjadi pelanggan di olshop satu ini. Nama brand-nya ATKEY, spesialisasi: kemeja bercorak yang sangat office yet hang out friendly. Bisa cek IG-nya di sini.

Uniknya, kemeja dagangan ATKEY nggak ready stock setiap saat. Sejak sebulan saya follow IG mereka, ATKEY rutin menawarkan stok baru minimal sekali sepekan. Beberapa hari sebelumnya mereka akan announce jadwal gelaran dagangan.


Koleksi kemeja ATKEY 


Pemesanan melalui Line shop.atkey dan ada format order-nya. Yang bikin deg-degan itu adalah saya harus rebutan dengan calon pembeli lainnya. Cepet-cepetan nge-line format order. Soalnya, ATKEY mengklaim jumlah kemeja per coraknya sangat limited. Mereka ngga pengen kemejanya pasaran, makanya dijaga banget kuota per model kemeja. Alhasil, rebutan dong ya, misalnya belanja di toko fisik ATKEY.

Naaahhh, setelah itu masih lanjut deg-degan nungguin balesan Line dari ATKEY. Ini bisa memakan waktu menunggu berjam-jam. Bahkan saya sampe ketiduran dan baru baca Line besok paginya.

Sticker label ATKEY
Balasan Line ATKEY super penting untuk mengetahui kita dapat pesanan yang dimau atau enggak. Syukur-syukur apa yang diorder dan beneran dapat. Saya sering baca komen di IG ATKEY, para calon pembeli yang nggak kebagian dan dapetin order mereka. Alhamdulillah sejauh ini saya kebagian terus sih. Pernah dua kali ngga kebagian karena stok sisa.

Mantengin IG ATKEY itu racun banget. Jadi pengen beli terusss, hahaha. Apalagi kalo motifnya super lucu dan cute! 

Harga kemeja ATKEY cukup terjangkau. Size S-M-L harga Rp100 ribu, size XL Rp125 ribu, dan size XXL Rp130 ribu. 

Saya biasanya order size L dengan bust 100. Pernah sekali order size XL motif colorful polka dot, dengan bust 110, rasanya gombrong, kegedean banget.

Akhirnya, saya tukeran sama adik yang punya motif Navy Flower Yellow size L. Kesempitan sama si Adik, hahaha. Saya ikhlas sih walau suka banget sama kemeja polka dot itu.

Yuk cuss pantengin IG ATKEY!


Favorit saya: ATKEY's Floral Abstract





Tuesday, September 30, 2014

Review: Elevenia

Siapa sih yang gak tergiur diskon gila-gilaan? Suatu hari, Elevenia memasang promo tas Mayonette dengan harga jauh di bawah harga asli di official web. Pernah juga tas merek Bags Hearted dan lavender oil dari Wangsa Jelita, dijual di bawah harga resmi. Alhasil, beli dong mumpung diskon.

Jumat (26/9) pekan lalu, Bloomberg TV Indonesia mengundang spokeperson Elevenia sebagai narasumber dialog bertopik bisnis e-commerce. Madeleine Ong De Guzman, VP Marketing XL Planet (Elevenia) hadir sebagai narasumber. Selain Mads, ada PR Manager Elevenia, Iriel Parmato mendampingi.

Menurut Mads, potensi e-commerce di Indonesia besar, mengacu pada jumlah penduduk yang mencapai 250 juta jiwa. Belum lagi, penetrasi internet masih terpusat di kota-kota besar. Seiring waktu, penetrasi internet akan merata dan semakin banyak yang mengakses internet atau belanja online.

Sumber: Youtube Bloomberg TV Indonesia

Konsep Elevenia adalah marketplace, mudahnya mereka menyediakan mall yang diisi tenant-tenant. Elevenia head to head dengan Rakuten, Qoo10, dan Blanja.com. Bukan dengan Zalora, Lazada, dan Berrybenka.

Elevenia baru launching awal tahun ini, dengan brand ambassador Cinta Laura. Iklan di tv cukup intens, makanya Elevenia cepat populer. Mads nyebut saat ini visitor Elevenia mencapai 8-9 juta visitor per bulan, dengan sekitar 400 ribu akun member Elevenia (termasuk saya).

Awalnya mereka struggling mencari penjual yang produknya unik, laku dijual, dan bernilai ekonomi. Mads menyatakan Elevenia turut mendorong tumbuhnya pelaku bisnis UMKM. Yang tadinya jualan di Facebook, Instagram, grup BBM, mendadak naik tingkat penjualannya setelah bergabung di Elevenia.

Jadi, setiap produk yang akan dijual di Elevenia, akan melewati quality control dari pihak Elevenia, layak jual atau tidak, asli atau palsu, dan gak tipu-tipu. Kemudian, barulah produk tampil di web Elevenia, dipesan, dan dikirimkan oleh penjual.

Iriel menambahkan Elevenia juga engaged dengan para penjual. Misalnya, rutin mengadakan training tentang bisnis dan marketing, menyediakan studio foto untuk seller yang ingin mendokumentasikan produknya, and these are for free!

Mads ngasih bocoran best seller items di Elevenia: gadget (tentunya), Sambal Bu Rudy, dan pancake durian. Bahkan 3 ribu botol Sambal Bu Rudy ludes terjual dalam waktu satu jam!

Pantesan Sambal Bu Rudy lagi out of stock. Soalnya dijualnya cuma Rp12.300 per botol, super murah! Saya pernah nanya di kios Snack Zone di Pacific Place, harganya mencapai Rp37.500 per botol. Gilak, jauh banget dibandingkan dengan harga Elevenia!

Dijamin secure kok belanja di Elevenia, ada beragam metode pembayaran yang nggak merepotkan. Saya aja tiada hari tanpa mengecek Elevenia. Upsss!

Friday, September 5, 2014

Review: Wangsa Jelita Relaxing Lavender Beauty Oil

Wangsa Jelita Relaxing Lavender Beauty Oil

Sebelumnya ngga pernah mendengar brand lokal Wangsa Jelita. Sampai my fav beauty blogger Alodita made a review about the lavender beauty oil. 

Saat ngecek ke web Wangsa Jelita, ternyata mereka melayani pembelian online. Harga sebotol lavender beauty oil 100ml Rp44.000. Waktu itu ngerasa agak pricey ya buat brand lokal. Tetapi pas ngecek di Elevenia, harganya sedang diskon menjadi Rp39.600. Langsung click to buy!

Pesan Selasa (2/9), langsung bayar hari itu juga. Besoknya udah diterima loh! Padahal email notifikasi pengiriman barang dari Elevenia baru diterima Kamis (4/9). 

Lavender beauty oil dikemas dengan kardus ukuran kecil berpita pink! Ada print Wangsa Jelita di kardusnya. Tetapi, botolnya tidak memakai bubble wrap, hanya dilapisi plastik seperti cling warp. Botolnya berbahan plastik, bukan kaca. Cukup terlihat kokoh karena tutup plastiknya agak tebal.



Udah coba pakai dalam dua hari berturut-turut, sebelum tidur. Cairannya wangi lavender, tidak terlalu oily, dan mudah merata. Katanya bisa dipakai seperti body lotion, rambut, diteteskan ke bath tub, atau untuk bagian kulit yang kering.

Pagi hari, rasanya ngga lengket. Entah efek oily luntur karena tidurnya keringetan. Padahal udah pakai kipas angin instead of AC. Belum terasa sih efek pemakaiannya beauty oil ini. Semoga makin melembapkan kulit yang sehari-hari terpapar AC.





Tuesday, September 2, 2014

Review: Berrybenka

Berrybenka is one of the most reputable online shop. Harganya cukup terjangkau, rajin ngasih diskon dan promo, dan service purna jual juga tidak mengecewakan.
Koleksinya terbilang lengkap: fashion items head to toe, bahkan jual underwear dan lingerie. 

Berrybenka juga punya lini fashion khusus hijabers, yaitu Hijabenka. Tadinya ada koleksi khusus anak-anak di Berrybenka tetapi sekarang udah nggak ada.

Udah ngga kehitung berapa kali belanja di Berrybenka. Masih inget, order pertama tas ala satchel bag dengan big bow warna coklat. Produk Neatly dengan tipe tas Aubrey, harganya nggak sampai Rp150 ribu setelah diskon. Belanjanya 9 September 2012.

Ada email newsletter Berrybenka nyasar ke inbox terus ada kode voucher diskon sampai Rp200 ribu dengan T&C. Pengalaman perdana belanja di sana cukup memuaskan, keterusan deh sampai sekarang.

Pernah juga ada pengalaman barang yang diterima tidak sesuai dengan pesanan. Tasnya tertukar dengan tas yang harganya lebih murah. Langsung komplain via Twitter Berrybenka dan telpon Customer Service, disuruh kirim ke warehouse. Nggak sampai 3 hari, pesanan yang sebenarnya udah sampai.

Pernah juga kaos yang dibeli nggak muat padahal size yang tertera di web Berrybenka sesuai ukuran. Kemudian, dikembalikan ke warehouse dengan catatan pembelian dikreditkan. Kredit akan disimpan di account Berrybenka dan dapat digunakan untuk pembelian berikutnya.

Jadi, di setiap kiriman Berrybenka selalu diselipkan formulir pengembalian barang. Di sana tercantum barang yang diretur akan ditukar dengan produk lain atau dikreditkan.

Nah, yang terbaru saya order kalung perpaduan manik-manik dan rantai imitasi. Gambar di web kalungnya bermanik warna-warni dan pilihannya tosca. Ternyata, yang saya terima kalung warna tosca, literally. Komplain lagi dong ke Berrybenka via Twitter, barang yang dipesan tidak sesuai dengan yang diterima.



Berrybenka's splurge: kalung, gesper, dan dompet

Nggak lama kemudian, ditelpon CS Berrybenka untuk kelanjutan komplain. Saya diminta meretur kalung tersebut ke warehouse dan ongkos kirim akan dikreditkan ke akun Berrybenka.


Simple Simple necklace by Berrybenka
That necklace when being worn

Saya kirim barang retur via JNE, Rabu (27/8) dan kemarin, Senin (1/9) saya udah terima kalung barunya. Yang bikin hepi, Berrybenka ngasih voucher diskon Rp75.000 tanpa minimum pembelian untuk belanja berikutnya. Nah, asik kan?

Selamat belanja di Berrybenka! Nggak tanggung jawab ya kalau ketagihan.