Friday, October 9, 2015

Jelajah Bintaro

Weekend lalu saya dan suami niat mau staycation ke Bintaro. Kenapa Bintaro? Karena bebas macet dibandingkan dengan menuju pusat Jakarta. Mupeng sih pengen nginep di Artotel Thamrin tetapi akhirnya memutuskan menginap di Hotel Santika Premiere Bintaro.

Perjalanan ke Bintaro melalui jalan kampung sekitar 30 menit saja, naik motor ya makanya bisa menembus jalan kampung yang sempit dan berlubang. Nggak harus menghabiskan waktu bermacet ria di Jalan Raya Ciledug atau Joglo.

Sabtu siang, kami ingin makan di sekitar Bintaro. Setelah browsing dan menemukan rekomendasi Qraved, kami pergi ke IND.USTRIE, katanya sih salah satu resto hits di Bintaro. Lokasinya di kompleks pertokoan Jalan Kebayoran Arcade dan letaknnya di sisi paling depan dan paling pojok kanan, dari arah pintu masuk.

Siang itu sepi, kami berdua tamu mereka. Tidak lama datang bapak-bapak yang memilih duduk di area outdoor/ smoking area. Saya pesan menu katsudon beef, french fries, dan iced strawberry tea sedangkan suami pesan katsudon chicken dan iced cappuccino. 

Rasanya tentu enak dong dengan porsi yang mengenyangkan. Apalagi saya pesan katsudon dengan nasi yang memenuhi mangkuk. Kenyang sekali! Cuma saya kurang sreg dengan sambal cabe yang homemade, mending dicocol saus sambal botolan. Well, masalah selera sih ya.


Katsudon Beef

Iced Cappucinno

Iced strawberry tea
Selesai makan siang, saya langsung menuju hotel meskipun belum pukul 2 siang. Kan rata-rata hotel check in pukul 14.00. Saya tiba pukul 13.30 dan ada dua jalur antrian di depan resepsionis. Sekitar 10 menit, tiba giliran saya. Saya cukup bilang booking hotel via Traveloka dan menunjukkan KTP asli.

Resepsionis minta deposit Rp200 ribu dan saya kaget dong, kenapa tidak diinformasikan sebelumnya. Dia menawarkan, apa akan closed? Saya nggak ngerti maksudnya gimana, yang jelas saya batal ngasih deposit dan jika ada tagihan apapun akan langsung dibayarkan.

Hmm.. tamu yang mengantri sebelum saya dikasih welcome drink sedangkan saya engga. Nggak tau sih alasannya apa. Kemudian, request saya tidak terpenuhi semuanya. Saya request queen sized bed, no smoking room, dan pool view. Nggak dapat kamar yang pool view, hiks.

Dengan biaya sekitar Rp600 ribuan melalui Traveloka, saya puas dengan service yang diberikan Santika Bintaro. Kamarnya nyaman, pilihan menu saat breakfast sangat variatif. Nggak semua hotel menyajikan menu chawan mushi dan broccoli au gratin sebagai pilihan sarapan. 


Kamar yang kami tempati

6th floor swimming pool

Broccoli au Gratin yang endeuuss

This is surprisingly very addictive: cold green tea milk
Sore hari, iseng pengen ngemil. Jadilah saya dan suami menuju Pasar Modern Bintaro yang menawarkan puluhan tenda kaki lima. Saya melipir ke tenda roti bakar. Saya pesan roti bakar nutella sedangkan suami order pisang bakar coklat. Harganya juga sangat terjangkau, tidak sampai Rp20 ribu per makanan.



Malamnya, saya dan suami dinner di Talaga Sampireun, yang tidak jauh dari hotel. Siangnya sudah reservasi supaya dapat seat dengan view kece. Dapatlah saya posisi di area deck, dikelilingi kolam buatan dan tepat di depan stage home band.

Restoran ini cocok buat makan bareng keluarga karena suasananya mendukung, homey, dan luasss sekali. Cocok juga buat yang lidahnya lokal banget. Harganya ternyata terjangkau. Saya makan berdua suami plus dessert dan 5 jenis minuman menghabiskan Rp260 ribuan.





Overall saya puas dengan staycation di sekitar Bintaro karena memiliki banyak tujuan kuliner. Kalau penginapan sih, kayaknya cuma Santika Premiere Bintaro aja deh. Mau ke sana lagi? Tentu dong!


No comments:

Post a Comment

Halo, terima kasih sudah mampir dan membaca. Silakan tinggalkan komentar pada kolom comment di bawah. Mohon maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus.