Monday, May 9, 2016

Review: Beauty Treats Lip Scrub in Almond Crème


Bibir yang sehat itu adalah bibir yang memakai matte lipstick tanpa terlihat cracking, ada fine lines atau dry out.

Seiring booming matte liquid lipstick, semakin menyadari pentingnya melakukan lip scrubbing secara rutin. Tidak hanya memakai lip scrub, pemakaian lip balm juga penting. Sehabis memakai lip scrub, jangan lupa menggunakan lip balm supaya kelembaban bibir terjaga.

Saya termasuk orang yang baru-baru ini rutin melakukan lip scrubbing. Saya baru mencoba dua produk lip scrub. Pertama, lip scrub Gulaco buatan lokal dan masa pemakaian singkat, hanya tiga bulan.

Kedua, lip scrub Beauty Treats yang baru dipakai dua pekan. Saya tahu brand ini setelah tante Maina @funjunkies nge-tweet review produk ini.

Formulanya berbeda sekali dibandingkan dengan Gulaco yang murni menggunakan gula. Berikut review pemakaian lip scrub Beauty Treats varian almond crème:

Pros:
+ Kemasan berupa pot berisi 10,5 gram. Mudah dibawa ke mana-mana.
+ Mengandung vitamin E sebagai antioksidan.
+ Formula lainnya walnut shell, beeswax, dan soybean oil yang bisa exfoliates dan melembabkan bibir.
+ Animal cruelty free!
+ Teksturnya lengket tetapi mudah dikeluarkan dari dalam pot, berbeda dibandingkan dengan tekstur lip scrub berbahan dasar gula yang mengeras.
+ Wangi almond yang nggak bikin eneg.
+ Bibir terasa lembut, lembab, dan sedikit cerah.
+ Masa pemakaian 24 bulan, jauuuhh lebih lama dari lip scrub merek lokal yang cuma tiga bulan masa pemakaian.


Cons:
- Setelah dioleskan di bibir dan didiamkan beberapa menit, ketika dibersihkan dengan air, bibir terasa greasy seperti saat membasuh tangan yang terkena mentega dengan air.

Price:
Rp40 ribu-Rp45 ribu

Where to buy:
Makeupuccino, Anaharlis

Repurchase:
Yes

Rating:
4 out of 5


Tuesday, May 3, 2016

Review: Redwin Daily Revitalising Nourishment with Cocoa & Shea Butter


Saya jatuh cinta dengan produk asal Australia ini sejak membeli Redwin Sorbolene Moisturizer with Vit E ukuran 100gr. Saya pernah bikin review untuk #SelasaCantik Annisast.com dan bisa baca di sini.

Saya tertarik membeli varian Redwin yang lain, yakni Redwin Daily Revitalising Nourishment with Cocoa & Shea Butter. Ternyata, sama-sama memuaskan hasilnya. Tetapi, for some reasons saya lebih suka Redwin Sorbolene walau wanginya agak-agak gimana gitu. 

Berikut review Redwin Daily Revitalising Nourishment with Cocoa & Shea Butter:

Pros:
+ Mengandung cocoa dan shea butter yang bagus untuk melembabkan kulit.
+ Mengandung vitamin A dan E supaya kulit lebih elastis dan glowing.
+ Wangi coklat yang bikin relax.
+ Teksturnya sedikit cair dibandingkan dengan Redwin Sorbolene Moisturizer with Vit E tetapi mudah diratakan.
+ Cocok untuk yang sering terpapar AC dan berkulit sensitif.
+ Daya tahan kelembaban cukup tahan lama untuk seharian di kantor.
+ Masa pemakaian 24 bulan.



Cons:
- Hanya tersedia dua ukuran: 75ml dan 400ml.
- Tidak bisa digunakan pada bayi.
- Harganya agak pricey.

Price:
Rp88 ribu untuk ukuran 75ml
Rp198 ribu untuk ukuran 400ml


Repurchase:
No, saya prefer Redwin Sorbolene Moisturizer with Vit E karena harganya lebih murah, hehehe.

Rating
4 out of 5


Monday, May 2, 2016

Review: Palmerhaus

Mungkin nama Palmerhaus masih asing di telinga. Tetapi, ada yang tahu Terry Palmer? Yes, merek handuk yang kualitasnya cukup bagus itu. Jadi, Palmerhaus berada di bawah perusahaan yang sama dengan Terry Palmer.

Palmerhaus ini berupa toko fisik dan toko online. Mereka mengklaim menjual handuk Terry Palmer yang kualitasnya berbeda dibandingkan dengan yang dijual di retailers.

Jangan kira Palmerhaus ini hanya jual handuk ya! Palmerhaus juga menjual beragam kebutuhan bedding, baby & kids, kitchenware, tableware, houseware, rug, furniture, anything for your house. Harganya juga cukup terjangkau.

Selain menjual melalui website-nya sendiri, koleksi Palmerhaus juga bisa ditemukan di BOBOBOBO. Tetapi, pilihan produk Palmerhaus tentu lebih bervariasi di website-nya sendiri.

Saya kebetulan ingin membeli handuk baru. Saya browsing ke Palmerhaus dan menemukan handuk-handuk lucu lagi diskon! Serunya lagi, handuk yang dipesan bisa di-personalized dengan menambahkan bordir nama. Biaya personalized ini hanya Rp10 ribu.

Ada tiga pilihan font dan empat pilihan warna bordir. Pembuatan nama dibatasi hingga delapan huruf, bisa kapital semua atau huruf kecil semua.


Mau memberikan handuk sebagai kado? Palmerhaus juga menyediakan beberapa pilihan box tetapi hanya untuk koleksi handuk tertentu. Biayanya sekitar Rp35 ribu-Rp45 ribu per box.

Handuk yang dijual memiliki tiga ukuran: bath towel, hand towel, dan washcloth. Sayangnya, saat saya berburu sale, banyak handuk ukuran bath towel habis. Kalau ada pun, warna yang tersedia kurang menarik. Palmerhaus perlu restock nih, hehehe.

Akhirnya, saya membeli handuk Zig Zag bath towel warna brown seharga Rp74.500 dan handuk Cute Animals hand towel warna green seharga Rp29.500. Tidak lupa ongkos personalized Rp10 ribu masing-masing handuk.

Ongkos kirim sebesar Rp8 ribu yang terbilang di bawah ongkir JNE Reguler. Palmerhaus menggunakan jasa Atri Express dan barang dijanjikan dikirim dalam 3-7 hari kerja.


Pesanan saya tiba dua hari kemudian, lebih cepat dari yang diperkirakan. Overall, saya puas berbelanja di website Palmerhaus. Berikut review Palmerhaus:

Pros
+ Banyak pilihan produk untuk kebutuhan rumah: furniture, lighting, bedding, tableware, kitchenware, bath, decór and pillow.
+ Ada koleksi handuk, selimut, plushies dan mainan buat bayi dan anak-anak.
+ Harga cukup terjangkau, saya menemukan sendok sup berbahan keramik hanya belasan ribu rupiah.
+ Kemudahan navigasi dalam memilih produk, ukuran, dan warna.
+ Bisa personalized dengan menambahkan nama atau inisial.
+ Ada jasa pengemasan jika ingin memberikan pesanan sebagai hadiah.
+ Free ongkir untuk belanja minimal Rp500 ribu.
+ Palmerhaus mengirimkan email notif jika pesanan sudah dikirim, beserta kode tracking.

Cons
- Hanya punya dua pilihan pembayaran: kartu kredit dan transfer bank BCA.
- Biaya ongkir bisa lebih mahal jika membeli barang yang sifatnya fragile, seperti alat makan yang berbahan keramik.


Thursday, April 21, 2016

Review: Revlon Photoready BB Cream in 020 Light Medium


Produk BB cream pertama saya adalah Etude Shiny Star, digunakan sejak 2013 silam. Pemakaiannya irit sekali karena hanya perlu tiny drop to cover all over the face.

Saat sudah habis, saya ingin mencoba produk yang harganya lebih murah. Saat browsing di Sociolla, saya menemukan brand Revlon memiliki produk BB Cream dan harganya Rp90 ribu.

Berikut review saya selama menggunakan Revlon Photoready BB Cream:


Pros:
+ Kemasan sleek dan futuristic karena tube berwarna silver dan cap berwarna hitam.
+ Ada transparent part sehingga bisa melihat warna dan isi BB cream.
+ Pemakaiannya hemat karena only need small amount for the entire face.
+ Mudah nge-blend di wajah jika sebelumnya sudah memakai moisturizer.
+ Ada beberapa pilihan warna yang sesuai dengan kulit perempuan Asia.
+ Teksturnya agak cair seperti lotion.
+ Tidak berbau chemical.
+ Saat dipakai, terasa nggak pakai apa-apa alias nggak cakey.
+ Masa pemakaian 24 bulan, terbilang lama!

Cons:
- Nggak dilengkapi pump, kemasan standar untuk BB cream lokal. Jadi, kalau mau habis mesti dipencet tube-nya.
- Nggak bisa cover noda atau bekas jerawat dengan baik. Need more effort with another beauty products.
- Staying power so-so karena 3-4 jam kemudian wajah kembali oily.

Price:
Rp90 ribu

Where to buy:
Sociolla

Repurchase:
No.

PS:
Setelah lama dipakai, teksturnya agak berubah menjadi agak berminyak. Saya mencoba shake the bottle before using it but the result is zero padahal belum habis masa kadaluarsa. Saya sudah berhenti memakai ini sejak teksturnya berubah.


Dapatkan potongan senilai Rp50 ribu setiap belanja minimal Rp250 ribu di Sociolla, dengan memasukkan kode voucher SBNLA0R7


Wednesday, April 20, 2016

Review: Aubeau Lipstick in #22 Prune


Saya engaged dengan brand lipstick lokal baru-baru ini, terutama yang hits, seperti Wardah, Make Over, Polka, Mineral Botanica, Purbasari, dan paling anyar Rollover Reaction.

Lipstick merek Aubeau ini saya dapatkan sebagai hadiah dari games pernikahan seorang rekan kerja. Saya sempat lupa kalau punya lipstick ini. Brand Aubeau ini tidak familiar untuk saya yang cenderung pakai US drugstore brand. But I will give it a try.

Pros:
+ Made in Indonesia, diproduksi oleh PT Cedefindo di Bekasi untuk PT Candika Wastu Pramathana di Pulogadung.
+ Kemasannya nggak terlihat murahan untuk lipstick buatan lokal. Tube berwarna hitam doff dengan bagian tengah berupa warna silver dengan merek Aubeau tercantum di sana. Kemasan terbaru berwarna biru muda.
+ Warnya pigmented, sekali pulas langsung menyatu dengan bibir.
+ Satin finish.
+ Mengandung moisturizer, vitamin A & E, UV filter, dan antioksidan.
+ Nggak bikin bibir kering karena kandungan moisturizer.


Cons:
- Not transfer free!
- Warnanya cepat memudar sehingga harus sering reapply.
- Brand ini kurang terekspos.


Price:
Rp40 ribu

Where to buy:
Tokopedia, Bukalapak

Repurchase:
No

Rate:
3 out of 5

Tuesday, April 19, 2016

Review: Bilna


I count on online shop when it comes to newborn gift. Bilna is one of my favorite online shop to buy newborn needs because they sell various items.

Nggak terhitung frekuensi saya belanja di Bilna. Kalau ada teman atau kerabat yang lahiran, saya suka membeli selimut, set pakaian newborn, sepatu, atau set mitten & socks di Bilna.

Bilna juga punya beragam stok mainan bayi dan anak yang dijamin original dan harganya reasonable, seperti Fisher Price, Bright Starts, Sassy, atau Little Tikes. Kadang harga Bilna lebih murah dibandingkan dengan online shop sejenis.

Seiring berjalannya waktu, Bilna melakukan diversifikasi bisnis, yakni menjual produk non baby and new mom needs, seperti makeup, peralatan rumah tangga dan dapur.

Belum lama ini, Bilna bergabung dengan salah satu online shop bernama Moxy, yang juga menjual produk beragam kebutuhan. Tampilan Bilna pun menjadi Bilna by Orami di website resmi.

Tetapi, saya punya pengalaman nggak enak sama Bilna pada akhir tahun lalu, yang bikin saya sempat absen belanja di sana.

Saya pernah order dan sudah transfer. Esok hari, saya menerima email kalau hampir semua barang pesanan out of stock. Saya komplain dong karena masih bisa order di web. Mereka beralasan, website tidak update. Nah loh, fatal bener buat bisnis seperti ini. Saya mengajukan refund dan mereka menyanggupi.

Selang sepekan, dana refund nggak kunjung masuk. Saya menghubungi Bilna dan mendapatkan jawaban yang mengejutkan. Tiba-tiba saja Bilna menyatakan barang yang saya pesan sudah tersedia dan siap dikirim. Hell no, you messed with the wrong chick! I was exploding that time, saya marah karena merasa dicurangi.

Minta refund, sengaja ditahan sampai barang restock, ogah rugi deh! Saya minta barang yang ternyata terlanjur dikirim dan diterima ibu mertua untuk diambil lagi dan tetap menuntut refund.

Saya sudah terlanjur belanja di online shop lain begitu barang dinyatakan out of stock oleh Bilna. Akhirnya, dana refund ditransfer pada awal pekan berikutnya.

Tetapi, emang dasarnya Bilna punya barang yang lucu, lengkap, dan terjangkau, saya kembali lagi berbelanja pada awal tahun ini. Sempat khawatir jika barang yang dipesan ternyata out of stock.

Kekhawatiran saya tidak terbukti. Setelah berbelanja sebanyak 4 kali, barang yang saya pesan dikirim semuanya, tidak ada yang dinyatakan out of stock. Sepertinya Bilna telah memperbaiki updating website dan manajemen warehouse.


Pros:
+ Banyak pilihan produk dengan navigasi yang friendly.
+ Harganya terjangkau.
+ Sering ngasih diskon!
+ Adanya fitur yang memberikan notif jika barang yang out of stock telah kembali tersedia.
+ Produk yang dijual adalah asli.
+ Adanya review customer cukup membantu dalam memilih barang.
+ They improved the packaging! Pesanan dikirimkan dengan kardus berlogo Bilna. Bahkan pesanan mainan seperti rattle atau stuffed animals dibungkus lagi dengan plastik Ziploc.
+ Tidak perlu repot kirim bukti transfer atau konfirmasi pembayaran.

Cons:
- Jika belanja tidak mencapai Rp200 ribu, biaya ongkir terasa mahal, yakni sebesar Rp18 ribu untuk 1-2 kg
- Hanya punya satu rekening pembayaran, yaitu BCA.

Tips:
- Luangkan waktu untuk membandingkan harga produk di Bilna dengan olshop sejenis. Bouncer merek Sugar Baby lebih murah beli di toko fisik.


Monday, April 18, 2016

Battle of Lip Balm


Lip balm sudah menjadi must have beauty item yang harus ada di makeup pouch. Bibir saya mudah kering jika sedang tidak memakai lipstick. Saya suka memakai lip balm supaya bibir tetap lembab.

Semakin menjamurnya matte liquid lipstick, semakin penting pemakaian lip balm. Banyak beauty blogger yang menganjurkan pemakaian lip balm sebelum memulas liquid lipstick. Sure it will work as shield to keep your lips moisturized, not dry out.

Saya membuat list lip balm yang pernah digunakan from the least favorite.

NYX Color Lip Balm in Spasibo


Review:  
Kemasan berbentuk stick dengan cap yang tidak mudah copot. Khas NYX banget, dominasi warna hitam. Wanginya enak, animal cruelty free/ hypoallergenic, mengandung seed oil dan beeswax. Formulanya cukup melembabkan bibir. Saya kurang sreg karena finishing touch-nya shimmer dan warna nude ini nggak cocok di bibir saya yang agak gelap.

Badger Lip Tint & Shimmer in Copper 


Review:

Lip balm ini dikemas dengan dua sisi dengan fungsi berbeda. Sisi kiri adalah lip balm dengan shade copper, cenderung orange dan shimmery. Sisi kanan adalah opal shimmer supaya lebih shiny, warnanya seperti pale pink dengan micro glitter. Saya menyesal membelinya meskipun tergiur diskon. Lip balm tipe ini didn't suit my look, meet my liking. Efek shimmery-nya overpower fungsi utamanya sebagai lip balm. Padahal mengandung extra virgin olive oil, beeswax, cocoa butter, dan castor oil.

Maybelline Baby Lips in Lychee Addict 


Review:
Everyone's favorite! Harganya murah dan kemasan warna pastel yang cantik. Wangi buat leci dan formula yang bikin bibir lembab. Tetapi, sayangnya lip balm ini kurang ampuh mengatasi bibir kering dan cracking gara-gara matte liquid lipstick.

Nuxe Rêve de Miel Lip Moisturizing Stick


Review:
Merek asal Prancis ini mendadak rave setelah banyak beauty blogger dan influencer bikin review. Saya baru tahu produk ini setelah dijual online di Socialla dan Sephora (formerly Luxola). Saya pernah menulis review ini di #SelasaCantik Annisast.com, bisa baca di sini. Lip balm ini wangi grapefruit dan mengandung sweet almond oil, beeswax, rice bran wax, dan madu. Tetapi, efek moisturizing-nya cepat memudar sehingga harus sering reapply begitu bibir terasa kering. Harganya terbilang mahal untuk lip balm berbentuk stick.

Evete Naturals in Green Tea


Review:
Saya menemukan lip balm terbaik dari semua lip balm di atas. Saya cukup surprise karena lip balm ini diproduksi oleh perusahaan kosmetik lokal. Harganya juga sangat terjangkau. Apalagi wanginya green tea, my favorite scent! Saya suka konsistensi lip balm ini melembabkan bibir. Sejak pakai ini dengan rutin, bibir jarang kering mengelupas. Definitely repurchase!